Kawasan Tanah Abang masih tetap menjadi biang kemacetan meski penertiban PKL telah dilakukan. Untuk menertibkan masyarakat yang bandel, Wakil Gubernur Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) akan menerapkan denda Rp 500 ribu.
Kios-kios di Blok G, Tanah Abang, Jakarta Pusat masih tampak lengang. PKL yang sedianya menempati kios-kios itu masih memilih bertahan di tepi jalan. Kiranya apa alasan mereka enggan direlokasi?
Kios-kios di Blok G, Tanah Abang, Jakarta Pusat masih tampak lengang. PKL yang sedianya menempati kios-kios itu masih memilih bertahan di tepi jalan. Kiranya apa alasan mereka enggan direlokasi?
Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali melontarkan sikap tegas kepada PKL di Tanah Abang yang masih nekat berdagang di jalan pada hari ini. Ahok 'mengancam' akan mempidanakan PKL bandel tersebut.
"Kita minta data mereka supaya kita nggak usah studi banding ke luar negeri. Dia kan punya data seluruh dunia," kata Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Kawasan Tanah Abang masih tetap menjadi biang kemacetan meski penertiban PKL telah dilakukan. Untuk menertibkan masyarakat yang bandel, Wakil Gubernur Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) akan menerapkan denda Rp 500 ribu.
Kios-kios di Blok G, Tanah Abang, Jakarta Pusat masih tampak lengang. PKL yang sedianya menempati kios-kios itu masih memilih bertahan di tepi jalan. Kiranya apa alasan mereka enggan direlokasi?
Kios-kios di Blok G, Tanah Abang, Jakarta Pusat masih tampak lengang. PKL yang sedianya menempati kios-kios itu masih memilih bertahan di tepi jalan. Kiranya apa alasan mereka enggan direlokasi?
Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali melontarkan sikap tegas kepada PKL di Tanah Abang yang masih nekat berdagang di jalan pada hari ini. Ahok 'mengancam' akan mempidanakan PKL bandel tersebut.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) terus mengungguli bursa survei tanah air sebagai capres paling potensial. Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai PDIP layak mendukung Jokowi untuk maju di pemilu 2014.
"Kita minta data mereka supaya kita nggak usah studi banding ke luar negeri. Dia kan punya data seluruh dunia," kata Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.